Showing posts with label unik. Show all posts
Showing posts with label unik. Show all posts

Tuesday, July 30, 2013

Jabuticaba pohon unik berbuah di batangnya

 
Pernahkah anda melihat pohon yang berbuah di batangnya dan bukan di ranting nya ?
saya sendiri baru mengetahuinya saat ini


Seperti di kutip dari mobgenic.com jabuticaba adalah sebuah pohon unik yang mampu berbuah pada batangnya. Jabuticaba hanya tumbuh di Minas Gerais dan Sao Paulo, Brasil bagian Selatan. Penduduk setempat menjuluki Jabuticaba sebagai Anggur Brasil karena buahnya berbentuk seperti anggur, bisa dimakan segar, dapat dijadikan selai, jus, dan bahkan wine.


Sayangnya Anggur Brasil ini mudah busuk sehingga orang jarang melihatnya di pasar dalam bentuk segar, 3 sampai 4 hari setelah dipanen, buah ini akan mulai membusuk. Oleh karena itu penduduk setempat mengolahnya menjadi selai, minuman jus, dan wine.

Buah ini saat dalam bentuk bunga berwarna putih susu dan ketika masih mentah akan berwarna hijau muda, lalu ketika sudah masak berubah warna menjadi ungu tua berukuran 3 sampai 4 cm. Apabila dimakan, buah ini memiliki rasa manis dengan dagingnya yang berwarna putih kenyal.



Selain dapat dimakan, buah ini juga dapat dijadikan obat-obatan tradisional. Caranya buah dikeringkan dibawah sinar matahari lalu direbus. Hasil rebusannya dipercaya dapat mengobati batuk berdarah, asma, diare, dan radang tonsil.



Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa Anggur Brasil memiliki zat antioksidan, antiradang, dan bahan khusus antikanker yang dinamakan Jaboticabin.









sumber

Monday, July 29, 2013

Pantai Maho beach dimana pesawat seperti diatas kepala

 

Maho Beach adalah pantai paling ekstrim di dunia. Bagaimana tidak? Pantai tersebut berada persis di ujung landasan pesawat sehingga setiap hari ada ratusan pesawat terbang yang akan mendarat melintas tepat di atas kepala para turis yang sedang berjemur!

Seperti di kutip dari modgenic.com Maho Beach berada di kepulauan Karibia tepatnya di pulau Saint Martin. Sebuah pulau unik yang setengahnya dimiliki oleh Perancis dan setengahnya lagi oleh Kerajaan Belanda. Maho Beach sendiri berada di wilayah milik Kerajaan Belanda yang pada tahun 2010 menjadi wilayah otonomi Kerajaan Belanda dengan nama Sint Maarten.

Sint Maarten yang letaknya berada di kepulauan Karibia menjadi salah satu tujuan pariwisata bagi warga Eropa. Salah satu daya tarik populer di Sint Maarten adalah Maho Beach, yaitu sebuah pantai yang berada persis di ujung landasan pesawat terbang. Karena landasan pesawat yang pendek, sekitar 2180 meter, pesawat yang akan mendarat harus melakukan manuver terbang rendah untuk mencapai landasan. Manuver inilah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para turis di Maho Beach.

dan di bawah ini kita bisa melihat beberapa Pesawat yang mendarat dengan sangat rendah 

American Airlines







Insel Air 






 


KLM Royal Ducth Airlines




Transat Airlines



 Salah satu Papan pengumuman betapa padatnya traffic bandara





Papan pengumuman 




Semburan Saat pesawat sedang take off





sumber

Dari sehelai rambut bisa di ketahui bagaimana wajahnya



kemajuan Ilmu pengetahuan seakan membuat banyak hal-hal yang tidak mungkin menjadi mungkin bahkan dari sehelai rambut ,potongan kuku ,puntung rokok atau bahkan sisa permen karet dapat di ketahui siapa orang di balik jejak yang di tinggalkan tersebut untuk kemudian di telusuri dan di dapat wajah -wajah siapa pemilik sehelai rambut ,potongan kuku ,puntung rokok dan sisa permen karet yang tertinggal


seperti di kutip dari mobgenic.com  dengan mengenakan sepasang sarung tangan karet, Heather Dewey Hagborg mulai mengumpulkan rambut dari toilet umum di Penn Station dan kemudian menempatkannya ke dalam plastik. Tidak hanya berhenti pada rambut, pencarian dilanjutkan pada objek-objek lain seperti layaknya tim forensik. Hal yang dilakukannya ini memang sedikit aneh dan tidak biasa dilakukan oleh kebanyakan seniman, namun apa yang dilakukan oleh Dewey Hagborg akan menghasilkan karya seni luar biasa. Perjalanan biasanya dimulai dari rumahnya di Brooklyn, berjalan menuju halte bus kota dan stasiun kereta bawah tanah dan terkadang berjalan ke museum, ia mengumpulkan kuku, puntung rokok dan gumpalan permen karet yang dibuang.

Kebiasaan aneh yang dilakukan Dewey Hagborg ini bukanlah tanpa alasan, ia memiliki tujuan yang lebih besar. Wanita berusia 30 tahun ini sebenarnya adalah mahasiswa Doktoral di bidang Electronic Arts di Rensselaer Polythecnic Institute, New York. Ia mengumpulkan DNA manusia dari potogan rambut, kuku, permen karet kemudian menganalisisnya melalui program komputer. Hasilnya yang didapatkannya adalah model wajah manusia.

 

Lokasi dimana salah satu sampel ditemukan. Pada foto ini ia mengambil sampel dari permen karet yang ditemukan di jalanan. Melalui gumpalan permen karet yang ditemukan di jalanan, dapat diambil sampel DNA dan mengolahnya yang akan menjadi informasi untuk membuat model wajah dan mencetaknya seperti foto dibawah ini.



Dari model-model wajah yang dihasilkannya, kemudian ia mencetaknya dan membuat patung dengan printer 3D. Belum lama ini ia menunjukkan seri karyanya yang ia namakan “Stranger Vision”, menggantungnya pada dinding, seperti pertunjukan pameran topeng pada sebuah galeri seni. Beberapa model wajah ia pajang dengan sebuah kotak kayu bergaya Vicotria dengan ditambahkan informasi data serta foto dimana ia menemukan sampel DNA.


Dilansir dari Smithsonian, dalam sebuah wawancara Dewey Hagborg bercerita tentang bagaimana proses kreatif dibalik karyanya. Dari semua sampel yang ia kumpulkan, langkah pertama yang dilakukan adalah membawanya ke salah satu dari dua laboratorium Genspace yang berada di Broklyn dan di kampus Rensselaer Polytechnic Institute. Pada awal proyek dimulai, ia mengambil sebuah kelas singkat mengenai studi tentang ekstraksi DNA dan teknik yang disebut dengan polymerease chain reaction (PCR). Ia menggunakan peralatan standar untuk mengekstraksi DNA yang dibelinya melalui toko online untuk menganalisa DNA pada sampel yang telah berhasil dikumpulkan.




Salah satu lokasi dimana rokok yang ditemukan di jalanan akan dijadikan untuk sampel DNA.



Jika sampel tersebut misalnya adalah gumpalan permen karet, ia mulai membuat potongan kecil dan memotongnya lagi menjadi potongan yang lebih kecil. Potongan tersebut ia tempatkan ke dalam tabung berisi bahan kimia dan menempatkannya pada centrifuge (*centrifuge adalah sebuah alat untuk memutar sampel pada kecepatan tinggi, memaksa partikel yang lebih berat terkumpul ke dasar centrifuge). Teknik ini diulang beberapa kali hingga bahan kimia berhasil mengekstrak DNA murni. Setelah itu, ia mulai melakukan proses selanjutnya, yaitu polymerase chain reaction pada DNA dan mengirimkan DNA mitokondria ke laboratorium untuk diurutkan.


Dari urutan ini, Dewey Hagborg mulai mengumpulkan informasi tentang keturunan seseorang, jenis kelamin, warna mata, kecenderungan kelebihan berat badan dan informasi berkaitan dengan sifat-sifat morfologi wajah. Dari infomasi yang didapatkan ia mampu membuat model 3D dari wajah seseorang.
Silsilah memberikan sebagian gambaran umum tentang kecenderungan wajah seseorang akan bagaimana terlihat. Ciri-ciri lainnya menunjuk ke arah modifikasi pada jenis potret genetik, jelasnya. File ini kemudian dikirimkannya ke kampusnya untuk dicetak dengan menggunakan printer 3D sehingga dapat diubah menjadi patung.

 



Dari apa yang telah dilakukan oleh Dewey Hagborg melalui proyek “Stranger Vision” dapat kita lihat bagaimana kemajuan teknologi dan ilmu genetika. Rekonstruksi wajah dapat dilakukan dari benda-benda yang kita tinggalkan dimana-mana. Hal ini pun menjawab teknologi yang dulunya hanya terdapat pada cerita fiksi ilmiah, kini sudah ditemukan dan diterapkan. Hal yang menjadi pertanyaan kemudian adalah apa yang akan kita lakukan dengan teknologi ini?





 sumber










Uniknya Burung Kormoran membantu Nelayan China

 

Ada banyak cara dimana Nelayan dalam menangkap Ikan namun tau kah anda ternyata ada cara unik dimana para nelayan ini menggunakan burung Kormoran seperti di kutip dari mobgenic.com bahwa teknik Cormorant Fishing atau Memancing dengan Kormoran adalah teknik memancing tradisional di mana nelayan menggunakan burung kormoran yang terlatih untuk menangkap ikan di sungai. Secara historis, teknik ini banyak dipraktekkan di Jepang dan China sejak tahun 960 dan diwariskan secara turun temurun.Di Jepang, tradisi memancing ikan dengan menggunakan burung kormoran ini disebut ukai. Selain China negara-negara lain juga banyak mempraktekkan teknik ini, namun saat ini Cormorant Fishing hanya terlihat di China.

Biasanya teknik ini dilakukan bersama-sama dengan nelayan lainnya yang semuanya juga memiliki burung ini. Dengan perahunya, para nelayan membentuk sebuah formasi lingkaran kemudian burung-burung kormoran diperintahkan untuk mengejar ikan dengan arah ke tengah dari lingkaran. Tidak jarang mereka memancing ikan pada malam hari, dengan menggunakan penerangan berupa obor atau penerangan lainnya.

Kormoran merupakan burung air yang memiliki kaki berselaput dan di bagian bawah paruhnya terdapat kantung seperti pelikan.

Makanan utamanya memang ikan. Setelah kormoran dilepas dari perahu oleh nelayan, mereka langsung menyelam dan langsung menangkap ikan dengan paruhnya.

Untuk mengendalikan burung, para nelayan memasang tali pengikat di bagian leher burung. Hal ini dilakukan untuk mencegah burung menelan ikan yang lebih besar, namun burung kormoran masih tetap bisa menelan ikan yang berukuran lebih kecil. Ketika burung telah berhasil menangkap ikan, nelayan membawa kembali burung kembali ke perahu dan mengeluarkan ikan yang ditangkap oleh burung.

Setiap kali dilepas ke air, burung kormoran akan terus mencari ikan, namun akan diambil lagi oleh nelayan. Begitu seterusnya, sehingga nelayan bisa mengumpulkan ikan dalam jumlah banyak. Saat ini praktek menangkap ikan dengan burung kormoran dilakukan untuk melayani industri pariwisata.

yuk kita lihat foto-fotonya di bawah ini :













sumber

Wednesday, July 24, 2013

Big major clay pulaunya Para Babi


bagi anda yang ingin berlibur ke bahama jangan lupa mengunjungi pulau big major clay ,memangnya apa uniknya pulau tersebut ?
pulau tersebut ternyata di huni banyak babi . loh koq bisa gitu ya ?




seperti di kutip dari merdeka.com Pulau yang terletak di Bahama ini memiliki keunikan tersendiri yang mungkin tidak bisa ditemui di pulau-pulau lainnya di dunia. Pada tahun 2009, seorang fotografer bernama Eric Cheng and kapten kapal Jim Abernathy menemukan sebuah pulau kecil di Bahama yang menjadi tempat liburan para babi.


Hewan berbuntut pendek itu tampak menikmati suasana pantai di pulau tak berpenghuni tersebut. Para babi juga tampak senang berenang di perairan tenang yang aman dari badai tropis itu.


Menariknya, babi-babi itu tidak terganggu dengan kehadiran manusia di dekatnya. Mereka terlihat senang bermain-main di air, berenang, dan memamerkan keterampilan mereka mendayung kepada wisatawan yang berada di atas kapal.



lalu dari mana asal dari babi-babi itu? Rumor yang beredar mengatakan bahwa beberapa pelaut yang melewati pulau itu beberapa tahun yang lalu berpikir untuk meninggalkan beberapa ekor babi di pulau tersebut dan ingin mengubahnya menjadi tempat menimbun makanan. Beruntung bagi para babi itu karena para pelaut tidak pernah kembali lagi.

 

Babi-babi itu juga tidak pernah khawatir tentang kebutuhan makanan mereka karena beberapa kapal yang melewati pulau itu selalu membuang kelebihan makanan mereka ke laut. Tampaknya, para babi tahu kapan waktu 'pengiriman' itu tiba, sehingga mereka selalu bersemangat untuk terjun ke dalam air ketika melihat sebuah kapal berlabuh.


Yuk lihat keunikan pulau ini di video ini!